The Bosem V Ballers

Sebuah Keberhasilan biasanya diukur dari adanya prestasi. Namun demikian, bisa saja sebuah prestasi tidak selalu identik dengan keberhasilan dalam suatu kompetisi atau kejuaraan.

voley

The Bosem Volley Ballers salah satu contohnya. Kelompok ini berasal dari akronim Bondho Semangat, modal semangat doang. Dari ukuran prestasi dalam kejuaraan belum ada, hanya sekedar bisa main tiga kali. Sekali menang, dua kali membuat set perpanjangan meski akhirnya kalah. Akan tetapi prestasinya RUAR BIASA. Tim ini bisa menjadi bumbu penyedap makin gurihnya kebersamaan Blok K.

v2v3

Dengan Motivator The Chairman sendiri (orang terkuat di Alas Raya) Datuk Encik Kun W ‘the CeO JS Insurance’ Wardana, sponsor tunggal Custom (meski baru atasnya dulu) Mr. Eddy ‘the CeO Gapura‘ Lesmana (P. Endang, orang ini kok banyak banget sih embel2nya? dari Abu Edin ‘Amirul Hajj’ bin Lesmono, Eddie ‘Kasparov’ Lesmanov, sampe Urip Edy ‘Jaksa’ Lesmana, dan akhir2 ini Edi Amin ‘Parliament’ L Nasirawon, jangan2 dia juga yang ambil tendangan penalti waktu pertandingan melawan PS Adamair dulu, hingga Adamair degradasi terus harga tiket jadi melejit saya nggak bisa beli lagi). Ada juga yang tidak masuk gambar (maaf ini agak buram, hasil jepretan amatiran anak lanang Gilang ‘Thole’ Yogardhi) yaitu Mas Tumenggung, eh Temanggung Taat Uji ‘Jack the CeO BCA’ Suseno sebagai penyedia dopping Aqua dan Kratingdaeng gratis (waktu saya main badminton dulu itu P Joko, makasih),  dan P Rifki ‘Australian Player’ Feriandi.

Pelatih Kepala (ini jelas karena nggak bisa main) General Mgr dari Prancis, Monsieur Epi ‘Lima Detik 5 a sec’ Supriadi (kata Mr Thompson and Thomson di Tintin : PAS, Tepatnya Pas, dulu waktu ikut badminton baru 5 detik main sudah megap2 minta berhenti). Penasehat Spiritual P Agus ‘Cing’ Supriatna, ahli terapi Magic Power P Agus ‘Mahatma’ Purwadi.

Pemain andalan P. Endang ‘PERKASA CeO Niaga’ Mubarok dari Karawang (P. Edi, inget nggak gelar Perkasanya ini dari P Dalyun ‘Popeye the Sailor’ kita, makanya jangan sering diajak main selancar ke “Luna Maya”, kamsutnya, dia masih kanak2 lho tar tenggelam). Spiker Lae Frans ‘the King of Rig Oil Menara’ Hutabarat, toser P Ramlan ‘the NAD Commander’ Natsir, pemain pengganti the super sub Ar ‘Pakne Thole’ Darmawan. Dan masih banyak lagi, ada P Rahmat, P Bakti, P Rey, P Bimo, P Iken ’the Film Director Taxi’ Surbakti, P Wim ‘Ambon Manise’ Weynbert, P Fadly ‘the twin’ Sinetron, P Faisal ‘the CeO Government Consultant’ Saoki (ini big bosnya Artalyta Suryani), dll. Ada ball boynya juga Rafli ‘the NAD junior’ Api, pemandu sorak, eh pemandu tangis (habisnya dia nggak sorak2 tapi malah nangis) Si Zahran ‘the secondELina (maksudnya P Endang dan B Lina).

Pokoknya Seru, masalah kalah main volley hal biasa, tapi yang jelas malamnya di Lobby Vila CeO Niaga ada ikan tergelepar gosong bau kecap dan nasi liwet sebagai Extrem kuliner masakan P Agus ‘the CeO BCA juga’ Prayitno (yang ini doinya B Peggi Melati Blok K).

Please forgive me, just kidding and to spend my useless time.

SHARE OUR CARE

Tinggalkan Balasan