The Power of Forgiveness

16 April, 2008

Oleh:
Kun Wahyu Wardana (*)

Manusia bukanlah malaikat yang bisa luput dari silap dan khilaf. Manusia adalah makhluk yang dinamis, dimana di dalam dirinya bersemayam 2 potensi yang acap kali tarik menarik. Potensi ilahiyah (kebaikan) dan potensi syaitaniah (kejahatan) di sisi yang lain. Ketika potensi syaitaniyah mengungguli potensi ilahiyah, maka di saat itulah kesalahan tercipta. Kesalahan yang bisa jadi sadar atau tidak sadar membuat perasaan orang lain terluka. Entah karena sebab penghinaan, penganiayaan atau haknya yang telah direnggut paksa. Namun sebaliknya, bagi orang yang teraniaya yang menjadi korban dari perbuatan itu, kemudian ternyata mampu memberikan maafnya, maka detik itulah, sesungguhnya dimensi ilahiyah yang ada dalam dirinya mengatasi dimensi syaitaniyah–nya . Kemulian itu kian menjulang, manakala orang yang disakiti tersebut, memiliki kesempatan atau kekuasaan untuk melakukan pembalasan, tapi lebih memilih untuk memaafkannya.

Baca entri selengkapnya »